Reader Comments

Ikan Hias

by Asd fg (2020-05-08)

In response to Bunyi Pasal 1 UUD 1945

Menjaga ikan hias dapat dianggap halus. Pada dasarnya, semua jenis ikan memerlukan pengobatan yang berbeda, tergantung pada ukuran dan karakter ikan. Secara umum, hasil dari pembiakan ikan hias memiliki sistem kekebalan tubuh lemah. Demikian pula, ikan kecil rentan menjadi mangsa ikan lainnya.

Berikut adalah beberapa tips tentang menjaga ikan hias untuk tetap sehat dan kecantikan terjaga.

* Siapkan air tiga hari sebelum penjualan ikan di akuarium atau kolam. Perhatikan kualitas air akan digunakan. Umumnya, air keran dapat digunakan, hanya untuk menambahkan klorin sedikit untuk menetralisir kaporitnya konten. Untuk menghapus kuman masuk Metlin biru menjatuhkan setiap 25 liter air.

* Masukan air secara teratur dianjurkan untuk menetralisir kadar amonia dari limbah ikan. Setiap hari atau setiap tiga hari sekitar 10 persen dari jumlah air harus diganti.

* Ikan makanan harus disesuaikan dengan jenis ikan. Setiap produsen ikan umumnya menggambarkan produk yang cocok untuk semua jenis ikan. ikan pilihan pakan di pasar juga beragam.

* Berikan makanan Ikan Hias secara teratur. Intensitas daya tergantung pada jumlah makanan. Lebih sering makan dalam porsi kecil lebih menyenangkan daripada hanya sekali dengan banyak. Karena administrasi sebagian besar kotor akuarium secepat tumpukan sisa makanan.

* Harus dianggap sebagai seleksi benih ikan. benih ikan hias dari sumur negara asal. Di Indonesia, khususnya di Jabodetabek, ada banyak petani yang menjual bibit impor ikan hias. ikan hias yang tersedia adalah sebagai tinggi sebagai unggulan asli.

* Sesuaikan ukuran akuarium atau kolam dengan jumlah dan ukuran ikan. ikan kecil harus digabung dengan ukuran yang tidak berbeda jauh, sebagai jenis neon biru, Kongo dan Rambo. Penggabungan ikan besar dengan ikan kecil bisa berakibat fatal.